‎Pali, Beritapali.id — Demi memastikan kelancaran aktivitas survei deteksi potensi minyak bumi, PT BGP menggelar pertemuan sosialisasi dan dialog terbuka bersama masyarakat Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada hari Jum’at (17/07/2026).

‎

‎Pertemuan yang dipusatkan di Aula Gedung Serbaguna Desa Tambak ini menjadi wadah krusial untuk menciptakan sinergi serta transparansi terkait teknis operasional di lapangan.

‎

‎Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran lintas sektoral. Kehadiran perwakilan Kemenkumham RI, Staf Ahli dan Asisten III Kabupaten Pali, aparat kepolisian (Kapolsek, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas), hingga perwakilan Kejaksaan Negeri PALI, dan instansi TNI menjadi jaminan bahwa seluruh tahapan operasional survei akan dilaksanakan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

‎

‎Dalam sambutannya, Camat Penukal Utara Fahrudin memberikan dukungan penuh atas langkah strategis ini. Ia berharap survei seismik tersebut dapat membuahkan hasil positif bagi kemajuan wilayahnya.

‎

‎”Kami dari Pemerintah Kecamatan Penukal Utara mendukung penuh kegiatan seismik ini. Kami berharap ke depannya akan ditemukan mata minyak baru di wilayah Tambak,” ungkapnya.

‎

‎Ia pun menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal.

‎”Kita sama-sama mendukung dan berharap putra daerah dapat diakomodasi untuk terlibat dalam kegiatan ini,” tambahnya.

‎

‎Tim teknis dari PT BGP menjelaskan bahwa survei yang dilakukan saat ini merupakan kelanjutan dari aktivitas serupa yang pernah dilaksanakan pada tahun 2016 dan 2018. Fokus utama survei adalah mendeteksi kandungan minyak bumi di bawah permukaan bumi melalui metode survei terkini.

‎

‎Pada hari tersebut, pendataan dilakukan di 27 titik lokasi yang telah ditentukan. Optimisme akan potensi energi di wilayah ini cukup tinggi, mengingat catatan sejarah keberadaan sumur-sumur tua di wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Pihak pengelola mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan penuh guna memastikan data potensi energi nasional dapat terpetakan dengan lebih akurat.

‎

‎Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai dampak lingkungan maupun properti di sekitar jalur survei, Humas PT BGP, Barus, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan langkah-langkah preventif.

‎

‎”Kami sangat memahami kekhawatiran warga terkait dampak operasional terhadap properti maupun lingkungan. Sebagai langkah mitigasi, perusahaan berkomitmen melakukan pendataan menyeluruh atau baseline survey terhadap bangunan serta aset warga sebelum operasional dimulai,” jelas Barus.

‎

‎Pertemuan tidak hanya diisi dengan pemaparan teknis, tetapi juga menjadi wadah dialog yang dinamis antara warga dengan pihak perusahaan. Sesi tanya jawab menjadi momen paling krusial, di mana warga dan pemilik lahan diberikan kesempatan untuk mengklarifikasi batasan lahan jalur rintisan serta dampak operasional lainnya.

‎

‎Seluruh pertanyaan dan kekhawatiran warga dijawab secara lugas oleh tim ahli dari PT BGP. Dialog ini diharapkan dapat memberikan ketenangan serta kepastian bagi warga setempat, sehingga proses survei seismik dapat berjalan kondusif, aman, dan lancar demi tercapainya target ketahanan energi nasional.

‎

‎Laporan : Rahasmin Sawiran.

‎