
PALI — Pelayanan distribusi air bersih kepada pelanggan PDAM Tirta PALI kembali mengalami gangguan. Hal ini disebabkan oleh ditemukannya titik kebocoran pada pipa jalur transmisi utama berukuran 300 mm (12 inci) yang menghubungkan jalur distribusi dari Booster Sinar Dewa menuju Booster Simpang Raja pada hari Minggu, (06/09/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, titik kerusakan berada pada bagian pipa Galvanized Iron Pipe (GIP) struktur sipon yang berlokasi di area SP 3 Sembadak. Pipa transmisi bertekanan tinggi tersebut mengalami kebocoran yang cukup signifikan, sehingga pasokan air baku yang mengalir menuju tangki penampungan dan distribusi utama menjadi terhambat.
Menejemen PDAM Tirta PALI mengonfirmasi adanya gangguan teknis tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa tim teknis dan jajaran lapangan telah dikerahkan ke lokasi kejadian sejak kebocoran pertama kali terdeteksi guna mengisolasi area dan meminimalisasi potensi kerugian air.
”Tim teknis kami sudah berada di lokasi SP 3 Sembadak dan saat ini tengah fokus melakukan penanganan menyeluruh pada pipa GIP 12 inci yang bocor tersebut. Proses perbaikan dilakukan secara cepat dan terukur agar suplai air dapat kembali normal secepatnya,” ujar perwakilan manajemen PDAM Tirta PALI saat memberikan keterangan resmi.
Kerusakan pada struktur pipa sipon ini berdampak langsung pada penurunan tekanan hingga penghentian sementara alir air ke wilayah pelanggan yang dipasok melalui Booster Simpang Raja. Pihak PDAM mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan yang berada di kawasan terdampak untuk dapat memaklumi proses perbaikan yang sedang berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, para pekerja teknis masih terus berupaya melakukan proses pengelasan dan perkuatan struktur pipa di lokasi kebocoran. Meskipun belum ada kepastian jam operasional normal secara rinci, manajemen menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan perbaikan ini dalam waktu singkat demi memulihkan hak layanan air bersih bagi masyarakat.
Laporan : Rahasmin Sawira







