
Pali, Beritapali.id – Dalam upaya nyata meningkatkan angka konsumsi protein hewani dan menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali melakukan aksi tebar benih ikan. Kali ini, sebanyak 200 kilogram ikan lele ditaburkan di area Kolam Gelora November, Kecamatan Talang Ubi, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati PALI, Asgianto, S.T., didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Kominfostaper, Kepala Bappeda, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.

Bupati PALI, Asgianto, S.T., mengungkapkan bahwa inisiasi yang digagas oleh Dinas Perikanan ini merupakan langkah strategis daerah untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya nutrisi dari ikan. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini diharapkan dapat menjaga ekosistem perairan lokal.
”Program ini adalah bagian dari komitmen kita untuk mendukung Gemar Makan Ikan. Hari ini, pemerintah daerah menaburkan 200 kilogram ikan lele di Kolam Gelora November. Ini adalah langkah nyata agar ketersediaan sumber protein ikan di wilayah kita semakin terjaga,” ujar Asgianto di sela-sela kegiatan.
Menariknya, kegiatan penebaran benih ini tercatat sebagai agenda ketiga yang telah dilaksanakan Pemkab PALI di lokasi yang sama. Bupati Asgianto menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian kolam tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan bersama dalam jangka panjang.
Ia mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang merusak ekosistem kolam.
”Saya berharap masyarakat dapat menjaga bersama Kolam Gelora November ini. Jangan sampai ada yang menangkap ikan dengan cara yang dilarang, seperti menjaring secara berlebihan, menyetrum, apalagi menggunakan bahan kimia atau racun yang berbahaya,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Pemerintah Kabupaten PALI berencana untuk melakukan penebaran benih ikan secara berkala. Hal ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok ikan bagi masyarakat tetap terjaga di masa depan.
”Mudah-mudahan setiap bulannya, Kolam Gelora November ini akan terus diisi dengan berbagai jenis ikan lainnya. Mari kita jaga bersama kelangsungan ikan di kolam ini dan patuhi peraturan pemerintah daerah yang berlaku,” pungkas Asgianto.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PALI, Ali Sadikin, S.P., menambahkan bahwa pemilihan ikan lele sebagai komoditas yang ditebar didasarkan pada ketahanan dan kecepatan masa panen ikan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah teknis untuk memastikan kelangsungan hidup bibit ikan yang baru saja ditebar.
”Kami telah melakukan kajian terkait ekosistem Kolam Gelora November. Ikan lele dipilih karena adaptasinya yang baik dan diharapkan dapat tumbuh dengan cepat. Selain penebaran, kami juga telah menugaskan tim untuk memonitor kesehatan lingkungan kolam secara berkala,” ujar Ali Sadikin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat sekitar.
”Dinas Perikanan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan pengawasan di area kolam berjalan maksimal. Kami berharap masyarakat bisa turut mengawasi, sehingga ketika masa panen tiba, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya segelintir orang,” pungkasnya.
Liputan : Rahasmin Sawiran.







